Cara Jual Makanan Frozen di Jakarta

Cara Jual Makanan Frozen di Jakarta, Metode mengawali bisnis masakan dapat diawali dengan langkah-langkah kecil. Kalau passion Anda di bidang makanan dan minuman, karenanya bisnis masakan dengan modal kecil bisa lantas dilaksanakan

Cara Jual Makanan Frozen di Jakarta
Cara Jual Makanan Frozen di Jakarta

Bisnis kuliner ialah salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Walaupun hanya punya modal kecil, bisnis kuliner dapat langsung diawali. Melainkan sebelum mengawali, pelajari dulu beberapa tips penting sistem mulai usaha di bidang masakan dengan modal kecil ini.

Cara memulai bisnis kuliner bisa dimulai dengan langkah-langkah kecil. Seandainya passion Anda di bidang makanan dan minuman, karenanya bisnis masakan dengan modal kecil dapat langsung dikerjakan. Tetapi, jangan hanya ikut-ikutan membuka bisnis masakan. Berikut ini yaitu 9 sistem mengawali bisnis masakan dengan modal kecil yang bisa Anda lakukan. 

1. Matangkan Konsep 
Langkah permulaan dari cara mengawali bisnis kuliner dengan modal kecil yakni matangkan dahulu konsep menu dan bagaimana usahanya akan dikerjakan. Kapan Anda memasak, sebelum atau setelah ada pesanan masuk? 

Banyak pihan menu masakan yang disukai konsumen ketika ini. Anda berharap jualan apa? Kini ini sudah ada aneka minuman kekinian seperti boba, kopi, es krim. Kemudian jajanan pasar, kudapan manis kering, atau kue-kue manis seperti donat, brownis, pisang cokelat, martabak,  roti. Lalu aneka nasi dengan menu utama ayam dan bebek seperti pecel ayam, ayam geprek, bebek goreng. Ada kuliner Jepang seperti ramen, tempura, sushi. Masakan Korea,  masakan Chinese, masakan Timur Tengah, kuliner Thailand, kuliner India, makanan kencang saji; serta menu yang sudah sungguh-sungguh populer seperti sate, sea food, bakso, soto, sop iga, bakmie, dan sebagainya. 

Keunikan, value, harga, perlu dipikirkan semenjak permulaan. Dalam hal ini penting untuk melaksanakan pengamatan dan survei lapangan. Matangkan juga darimana bahan baku dapat diperoleh dan tempat penyimpanan bahan baku. 

Selain itu, matangkan juga konsep pemasaranya. Apakah Anda akan mengawali dengan pemasaran online sebagai mitra GoFood, Grab Food, dan Shopee Food?   Promosinya seperti apa ? Anda perlu memikirkan tempat usaha, bentuk desain booth usaha atau gerobak jualan, display etalase, serta perlengkapan dan peralatan masak. Kalau tak buka lapak, bagaimana metode pesan antar dikelola? Siapa kurir untuk menemani pesanan ke konsumen? 

Baca Juga : 6 Tipe Franchise Murah dan Menguntungkan
2. Survei, Riset, Kumpulkan Info Tentang Peluang Pasar

Sebelum memulai bisnis masakan penting sekali untuk melaksanakan survei atau riset pasar untuk mengenal kesempatan dari menu masakan yang akan anda pilih. Caranya merupakan dengan mengumpulkan info sebanyak-banyaknya mengenai pesaing bisnis yang ada.  Cek apa kelebihan dan kekurangan dari menu yang mereka jual, dari sana bisa ditemukan kesempatan apa yang terbuka untuk Anda. 

3. Bikin Rencana Usaha atau Business Plan yang Terang
Agenda yang matang dan detil merupakan setengah keberhasilan usaha. Metode mengawali bisnis masakan dengan modal kecil juga memerlukan agenda usaha atau business plan. Maksudnya agar dapat terbayangkan perihal perputaran uang (cash flow) -nya. Agenda Usaha adalah simulasi metode memulai bisnis kuliner, perputaran uang,  dan strategi pengembangan. Selain itu, pentingnya membuat business plan yakni supaya jika Anda membutuhkan partner atau investor, karenanya Anda dapat mempresentasikan agenda bisnis kuliner tersebut dengan terang.
Business Plan antara lain berisi mengenai:   

Agenda keuangan, jumlah modal usaha dan rincian detail pemakaiannya. 
Regu kerja: koki, admin, kasir, kurir, pembantu, marketing promosi, dan lain-lain. Untuk usaha dengan modal kecil, umumnya pekerjaan dirangkap oleh pemilik usaha. 
Menu dan harga jual, sehingga tergambarkan berapa besar potensi profit bisnisnya. 
Taktik pemasaran.  
Waktu pengerjaan. 
4. Memilih Daerah Usaha yang Tepat dan Strategis 
Cara memulai bisnis kuliner, bagus dengan modal kecil ataupun besar, ialah memiliki tempat usaha yang pas dan strategis. Lokasi yang strategis membutuhkan pengamatan survei lapangan. Anda perlu mengamati langsung pada waktu sarapan pagi, makan siang, makan malam, diantara jam makan siang dan makan malam. Siapa saja dan berapa banyak orang yang melintasi lokasi pengamatan Anda. 
Kecuali itu juga perhatikan bagaimana keamanan dan  lahan parkirnya, serta tanyakan pada orang-orang yang tinggal di sekitarnya apakah lokasi tersebut bebas banjir atau tak. Jangan sembarang pilih lokasi ketika memulai bisnis masakan. Pertimbangkan pula bagaimana kekuatan beli masyarakat di sekitar lokasi usaha yang anda pilih, supaya produk Anda dapat relatif murah oleh konsumen.  

5. Ciptakan Nama Usaha dan Menu 

Penciptaan nama atau merek usaha benar-benar penting. Manfaatnya yaitu supaya bisa dikenali calon konsumen yang lewat lapak Anda atau yang mencarinya di Google Maps. Nama usaha dapat Anda kreasi, namun pilihlah nama yang nyantol dengan produk yang Anda buat. Jadi sekiranya nama usaha terdiri dari dua kata, karenanya  salah satu kata ialah keyword dari tipe menu yang anda jual. Padahal kata yang lain ialah nama yang Anda ciptakan. Nama-nama item menu juga sebaiknya dibuat sekreatif mungkin agar menarik perhatian konsumen. Sebagai pendatang baru dalam bisnis masakan, tentunya produk Anda perlu menarik perhatian secara penamaan maupun rasa dan harganya.  

Baca Juga : 4 Jenis Alat Pembayaran Non Tunai untuk UMKM
6. Promosikan Produk Anda

Menyampaikan nama usaha dan menu masakan  Anda via sosial media seperti Instagram, Facebook, dan Twitter ialah salah satu cara mengawali bisnis kuliner dengan modal kecil yang benar-benar efektif. Anda bisa membikin  akun dan fanpage pantas dengan nama usaha Anda. Buatlah logo yang gampang diingat orang. Lalu buat konten-konten promosi yang menarik setiap hari, berupa foto dan video, yang menonjolkan format menu masakan Anda. Mungkin bisa juga ditampilkan harganya. Bagikan konten-konten promosi hal yang demikian melalui Whats App dan Telegram. Sebaiknya,  usaha masakan Anda berpartner dengan Go Food, Grab Food, dan Shopee Food supaya semakin dikenal orang. 

Baca Juga: 5 Langkah Komputerisasi untuk Bisnis Sukses
 7. Wujud Tim Kue 
Bisnis kuliner bisa berhasil dengan bantuan tim kerja. Anda setidaknya memiliki  satu orang pembantu untuk menolong usaha kuliner Anda. Merekrut 1-2 orang pembantu merupakan salah satu sistem mengawali bisnis kuliner dengan modal kecil supaya dapat berjalan dan berkembang pesat. Taktik ada pembagian tugas dalam menyiapkan bahan baku, memasak dan mengolah bahan baku, mengurus orderan pembeli, membuat konten promosi, melakukan pembukuan, dan sebagainya. 

8. Menyiapkan Efektif

Sasaran yang diperlukan untuk mengawali bisnis masakan dengan modal kecil sangat bervariasi, tergantung pada Business Plan yang Anda rancang. Bisnis masakan bisa diawali dari modal: 

Ratusan ribu rupiah
Rp1 juta - Rp 5 juta
Rp5 juta - Rp 10 juta
Rp10 juta - Rp 50 juta
Rp50 juta - Rp100 juta 
9. Pengembangan Usaha
Selagi mengerjakan sistem memulai bisnis masakan dengan modal kecil, sebaiknya Anda juga memikirkan bagaimana metode memaksimalkan usaha kuliner Anda. Tujuannya supaya Anda bisa memasarkan lebih banyak produk dan mendapatkan lebih banyak pelanggan. Pengembangan usaha bisa dilaksanakan dengan metode : 

Menambah menu-menu atau  varian produk kuliner
Membuka cabang atau outlet baru
Memperluas outlet yang telah ada
Merekrut tenaga kerja baru 
Menambah modal, dengan metode mengajak  pemodal atau partner bisnis; atau pinjaman dari bank 
Baca Juga: 7 Taktik Penjualan Online Paling  Meningkatkan Omzet
 9 sistem memulai bisnis kuliner dengan modal kecil yang dapat Anda coba. 

Kelebihan memakai Youtap yang bisa diunduh langsung di PlayStore dan AppStore ini bagi pengusaha, kecuali mempermudah pembayaran dengan QRIS, transaksi juga tercatat otomatis, data penjualan bisa ditelaah untuk menetapkan taktik penjualan selanjutnya. Jadi gunakan aplikasi usaha Youtap supaya pembayaran lancar dan bisnis juga lancar, Cara Jual Makanan Frozen di Jakarta
LihatTutupKomentar