Jual Usaha Makanan Beku di Jakarta

Jual Usaha Makanan Beku di Jakarta, Siapa yang tak menyenangi makanan beku atau frozen food? Sebab alasan ke praktisan dan banyaknya varian makanan beku, orang-orang menyenangi makanan macam ini. Mulai dari si kecil-buah hati sampai orang dewasa pasti tak akan menolak seandainya disuguhkan makanan ini. Teman Wirausaha juga pasti akan menyukai makanan ini. Nah, dengan banyaknya orang yang suka makanan ini, dapat dikatakan makanan beku mempunyai pangsa pasar yang cukup luas. Apabila ini menghasilkan makanan beku menjadi salah satu kesempatan usaha yang cukup menjanjikan nih. Pada tulisan kali ini, kita akan mengulas kans usaha makanan beku. Apa saja kelebihan dan kekurangannya? Lalu, bagaimana step by step untuk mengawali usaha makanan beku?

Jual Usaha Makanan Beku di Jakarta
Jual Usaha Makanan Beku di Jakarta

Kenapa Sepatutnya Berbisnis Makanan Beku

Kelebihan

1. Sifat makanan beku

Makanan beku bisa bertahan lama dengan sistem pengemasan dan penyimpanan yang bagus. Sifatnya yang bendung lama inilah yang membikin bisnis makanan beku harus dipertimbangkan sebab Teman Wirausaha tak perlu cemas bila mempunyai stok berlebih ketika bisnis sedang sepi pembeli. Teman Wirausaha cuma perlu menyediakan daerah penimpanan yang memadai supaya stok makanan beku tak kencang rusak.

2. Pangsa pasar yang luas

Makanan beku menjadi sungguh-sungguh digemari masyarakat, terlebih di era pandemi yang menuntut untuk mengurangi kegiatan outdoor jikalau tak terlalu diperlukan. Kita cuma perlu berbelanja makanan beku seminggu sekali atau sebagian kali dalam sebulan dan makanan beku itu konsisten awet di dalam kulkas. Terpenting dengan adanya laman belanja online, kita bisa order makanan beku tanpa semestinya keluar rumah. Lalu, bagi orang-orang yang sibuk makanan beku dapat dibuat penolong disaat perut lapar. Kita cuma memerlukan waktu sebagian menit untuk memanaskan atau menggoreng dan hidanganpun siap untuk dirasakan. Tak diragukan lagi, pangsa pasar yang luas menjadi salah satu kelebihan inspirasi bisnis ini.

3. Minim modal

Bisnis makanan beku dapat dilaksanakan dengan modal yang minimal. Tak perlu mempunyai mesin freezer dengan kapasitas yang besar, cukup mengaplikasikan freezer dari kulkas yang ada dirumah untuk sementara. Untuk produksinya sendiri, Teman Wirausaha juga bisa mengaplikasikan kelengkapan memasak yang tersedia dirumah. Teman Wirausaha cuma perlu mengeluarkan modal untuk membeli bahan baku dan kemasan untuk makanan beku atau membeli stok makanan beku apabila cuma berharap menjadi reseller saja. Cukup simple bukan?

4. Sesuai untuk ibu rumah tangga

Bagi ibu rumah tangga yang menyenangi memasak, inspirasi bisnis ini dapat menjadi salah satu alternatif usaha yang dapat dilaksanakan dirumah. Teman perlu dilaksanakan sebagai awal yaitu membikin model produk, mendokumentasikan model produk hal yang demikian, lalu mempromosikannya melewati media sosial maupun via word to mouth (promosi dari mulut ke mulut) ke tetangga, kerabat dan sahabat.

Kekurangan

1. Kompetisi ketat

Salah satu kekurangan dari menjelang pangsa pasar yang luas yakni timbulnya kompetisi yang ketat di dalam pasar makanan beku. Kalau ini dikarenakan mudahnya jalan masuk untuk menjelang pasar yang disebabkan oleh tingginya permintaan akan makanan beku. Akan banyak saingan yang berbondong-bondong mengambil kans untuk menjelang pasar makanan beku. Teman mau menjelang pasar ragam ini, Teman Wirausaha perlu mempunyai tenaga saing supaya dapat bertahan dalam kompetisi yang ketat. Teman saing bisa didapatkan seandainya kita sanggup menawarkan poin tambah pada produk yang akan dipasarkan.

2. Risiko makanan rusak

Salah satu risiko yang sepatutnya diperhitungkan sekiranya berjualan makanan beku merupakan risiko makanan akan rusak jikalau terlalu banyak menaruh stok, pengemasan yang tak pantas, maupun terlalu lama disuhu panas dikala pengiriman. Untuk meminimalisir risiko ini Teman Wirausaha mesti mempunyai alat pengemasan (kalau produksi sendiri) dan mesin pendingin yang pantas. Mengawalinya pantau stok yang ada dan pakai sistem FIFO (First In First Out).

Bagaimana Teman?

1. Tentukan macam produk

Ada banyak sekali tipe makanan beku. Teman Wirausaha patut mempertimbangkan variasi makanan beku apa yang akan dipasarkan. Tentukan pula, akankah menjalankan produksi sendiri atau mengambil stok barang dari supplier (menjadi reseller/agen).

Makanan beku siap saji, seperti nugget, sosis, dimsum, bakso, risol, pastel, donat, kentang, kebab.
Makanan beku siap santap, merupakan makanan olahan rumahan yang dibekukan sehingga perlu dihangatkan terutamanya dulu sebelum disantap. Teman termasuk makanan beku siap santap merupakan rendang, teri kacang, kerang tumis, cumi cabai ijo, udang balado dan masih banyak kuliner olahan yang dapat dibekukan.
Makanan beku siap olah, seperti daging sapi, ayam, cumi, udang, ikan dan aneka seafood yang telah dimarinasi (pemberian bumbu dasar), lalu dibekukan.
Makanan beku buah dan sayur, berupa jagung, buncis, wortel, apel, pisang dan sebagainya
Dikarenakan jenisnya yang bermacam, untuk meminimalisir risiko bisnis sebaiknya Teman Wirausaha berkonsentrasi pada satu variasi makanan beku terpenting dulu sembari menjalankan percobaan pasar. Teman Wirausaha bisa mengerjakan diversifikasi sesudah menemukan sasaran pasar yang cocok dan mempunyai pelanggan yang setia.

2. Riset produk dan analisa pasar

Teman Wirausaha, riset produk dan analitik  pasar dijalankan untuk memandang bagaimana respons pasar kepada produk yang kita tawarkan, siapa saja saingan kita dalam bisnis ini dan apa yang mereka tawarkan. Lalu, bagaimana kita menjalankan riset pasar?

Riset Online

Teman menetapkan ragam makanan beku apa yang akan dipasarkan dan memastikan apakah akan menjalankan produksi sendiri atau cuma menjadi agen makanan beku, Teman Wirausaha bisa mengawali mengerjakan riset online.

Riset online bisa dikerjakan dengan sebagian sistem, seperti membagikan kuisioner online, bertanya secara seketika terhadap sahabat dan kerabat melewati broadcast WhatsApp, mengerjakan penyelidikan di Google, mengecek hastag di media sosial untuk memperhatikan makanan yang sedang viral, atau dapat juga dengan berkunjung ke media sosial saingan terdekat untuk mengamati apa yang mereka tawarkan dan bagaimana tanggapan pelanggan mereka kepada produk saingan.

Dengan melaksanakan riset online diinginkan Teman Wirausaha bisa mengenal seberapa ketat kompetisi pasar kepada suatu produk. Jikalau ini bisa menolong Teman Wirausaha untuk menetapkan akan memberi poin tambah (value-added) seperti apa pada produk yang kita tawarkan.

Riset Offline

Untuk riset offline, Teman Wirausaha bisa berkunjung ke kios atau agen makanan beku setempat untuk memandang produk seperti apa yang mereka jual. Sekiranya produk yang paling banyak dipasarkan yakni produk yang paling laris dilingkungan setempat. Di sisi lain, jikalau Teman Wirausaha berkeinginan menjadi agen makanan beku, metode ini dapat dipakai untuk menjalankan riset kepada saingan.

2. Poin tambah produk

Seperti yang telah diceritakan diatas, poin tambah akan suatu produk dibutuhkan untuk menambah energi saing bisnis kepada saingan. Teman cakap menawarkan skor tambah yang diharapkan pelanggan, karenanya Teman Wirausaha siap untuk berkompetisi dengan saingan. Skor tambah yang bisa kita berikan pada produk makanan beku merupakan:

harga yang lebih murah dari saingan,
konsep healthy food, seperti bahan baku produk yang memakai tambahan sayuran, non-MSG, tanpa pengawet atau tanpa tambahan zat aditif lainnya,
Varian yang mempunyai banyak macam dan unik, misalnya dalam satu kemasan menyediakan banyak jenis produk dan rasa.
3. Menemukan supplier

Memilih supplier yang ideal menjadi salah satu kunci meraih kesuksesan dalam bisnis makanan beku. Teman melaksanakan produksi sendiri, Teman wirausaha perlu memutuskan mutu bahan baku untuk mempertahankan mutu makanan beku yang akan dipasarkan. Setelah kwalitas bahan baku, Teman Wirausaha perlu memutuskan harga yang ditawarkan dan tarif tambahan, seperti tarif pengiriman. Pilihlah supplier dengan kwalitas bahan baku yang bagus, tapi menawarkan harga yang masuk logika. Apabila ini juga berlaku bagi Teman Wirausaha yang berkeinginan mencoba menjadi reseller/agen makanan beku.

4. Hitung modal permulaan

Sahabat memutuskan macam produk makanan beku yang akan kita jual, selanjutnya Teman Wirausaha mesti mulai menghitung anggaran modal permulaan yang diperlukan untuk mengawali bisnis ini. Hitung keperluan apa saja yang wajib disertakan dalam perhitungan modal permulaan, termasuk tarif yang dikeluarkan sekiranya Anda sepatutnya bekerjasama dengan supplier bahan baku untuk keperluan bisnis makanan beku ini. Pastikan perhitungan modal permulaan dijalankan serinci mungkin.

Sebagai figur perhitungan anggaran modal permulaan dan tarif operasional sebulan, kita asumsikan Teman Wirausaha memilih untuk berjualan ayam ungkep frozen (makanan beku siap olah). Berikut yakni sangkaan rincian modal permulaan dan tarif operasional sebulan:

Total

Tarif (rupiah)

Freezer

Rp3.000.000

Mesin vakum sealer

Rp1.000.000

Sempurna memasak

Rp500.000

Kompor dan tabung gas

Rp500.000

Mesin chopper daging/bumbu

Rp250.000

Total lainnya

Rp500.000

Tarif

Rp5.750.000

Depresiasi (Asumsi usia perlatan menempuh 3 tahun atau 36 bulan )

Rp159.722

Tarif operasional asumsi memasarkan 100 produk/bulan

Biaya Tarif

Jumlah (Rupiah)

Tarif variabel - bahan baku

Rp1.750.000

Tarif konsisten - energi kerja

Rp500.000

Tarif variabel - kemasan

Rp150.000

Tarif overhead (listrik, gas, air)

Rp150.000

Tarif lain-lain

Rp50.000

Tarif penyusutan

Rp159.722

Biaya tarif operasional

Rp2.759.722

Perhitungan laba

Harga jual 100 produk ayam ungkep

(asumsi harga jual @Rp 50.000/produk)

Rp5.000.000

Tarif tarif operasional per bulan

Rp2.759.722

Tarif laba per bulan

Rp2.240.278

Dari perhitungan diatas, sangkaan modal permulaan jikalau membeli segala kelengkapan bisnis ayam ungkep sebesar Rp5.750.000 dengan tarif operasional sebesar Rp2.759.722 per bulan untuk 100 produk ayam ungkep yang terjual. Teman Wirausaha akan menerima laba sekitar Rp2.240.278 per 100 produk yang terjual. Teman perlu digaris bawahi merupakan sangkaan perhitungan modal permulaan ini dapat berubah menyesuaikan keperluan Teman Wirausaha. Teman Wirausaha bisa membeli freezer dengan kapasitas lebih kecil kalau cuma memproduksi dalam jumlah kecil. Lalu, Sahabat mengerjakan diversifikasi produk dan memasarkan dalam jumlah yang lebih besar, Teman Wirausaha bisa menekan tarif operasional bulanan, terutamanya untuk pembebanan tarif overhead dan penyusutan ke tiap-tiap produk.

5. Siapkan kelengkapan utama

Mempunyai menghitung modal permulaan, kita juga bisa menggolongankan mana keperluan primer dan keperluan yang sifatnya tak mendesak. Fokuskan anggaran modal permulaan untuk membelanjakan perlengkapan-perlengkapan utama terutama dulu seperti mesin vakum sealer, dan mesin pendingin untuk menaruh stok makanan beku. Teman terdapat modal lebih, Teman Wirausaha bisa berinvestasi membeli kelengkapan yang berkwalitas tinggi untuk menghindari risiko, seperti mesin mengalami kerusakan jauh sebelum masa depresiasinya tiba. Apabila ini akan merugikan sebab operasional bisnis akan terhambat dan Teman Wirausaha sepatutnya mengeluarkan ekstra uang untuk mengoreksi mesin atau malahan membeli mesin baru.

6. Memilih cara pengemasan (kalau produksi sendiri)

Seperti yang telah diceritakan diatas, salah satu risiko bisnis makanan beku yakni sekiranya tak dikemas dan disimpan dengan bagus, makanan yang dibekukan akan kencang rusak atau basi. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya risiko ini yakni dengan memilih sistem pengemasan yang bagus. Teman pengemasan yang dianjurkan yakni pengemasan memakai mesin vakum sealer, dimana mesin akan menyedot udara (oksigen) dari dalam kemasan makanan beku untuk mengurangi risiko pembusukan pengaruh dari kontaminasi kuman dengan oksigen. Usahakan sebelum dikemas makanan telah benar-benar dingin sehingga tak ada uap air yang terjebak didalam kemasan.

7. Gunakan lisensi / ijin edar legal (bila produksi sendiri)

Untuk menjamin bahwa produk yang dijualan aman dan cocok dikonsumsi, Teman Wirausaha sungguh-sungguh direkomendasikan untuk mempunyai lisensi dan ijin sah sekiranya melaksanakan produksi makanan beku. Secara jikalau berharap melaksanakan produksi dalam jumlah besar, mempunyai lisensi makanan akan betul-betul menolong dalam pendistribusian makanan beku dan apabila berkeinginan bekerjasama dengan vendor maupun distributor.

Teman Wirausaha minimal seharusnya mengurus izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) jikalau skala industri masih industri rumahan. Sesudah itu, ijin lain yang perlu diperoleh merupakan akta BPOM dan akta halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan mempunyai ijin edar sah, Teman Wirausaha bisa meningkatkan penjualan secara keseluruhan.

8. Selain taktik bisnis yang ideal

Di era komputerisasi marketing ini, Teman Wirausaha wajib terampil melaksanakan promosi melewati bermacam-macam platform komputerisasi, seperti media sosial dan e-commerce. Teman Wirausaha bisa membikin akun media sosial khusus untuk bisnis makanan beku sebagai salah satu taktik branding. Lalu, kita juga bisa memasarkannya via bermacam akun e-commerce untuk memberikan alternatif platform pembelian terhadap konsumen. Setelah itu, Teman Wirausaha bisa menawarkan poin tambah produk seperti, cuma-cuma tarif pengiriman atau potongan harga untuk pembelian dalam jumlah tertentu pada jangka waktu yang sudah diatur.

Bisnis makanan beku memang mempunyai pangsa pasar yang luas, tetapi kompetisi di dalam pasar cukup ketat dengan banyaknya saingan. Disisi lain, bisnis makanan beku mempunyai risiko makanan akan rusak jikalau salah mengerjakan pengemasan dan penyimpanan. Untuk bisa berkompetisi dengan banyaknya saingan, Teman wirausaha wajib mempunyai energi saing kepada saingan dan mengaplikasikan taktik yang pas untuk mengenalkan produk ke sasaran konsumen. Sesudah itu, perhitungan modal permulaan dan tarif produk mesti dilaksanakan secara mendetail untuk menerima harga jual produk yang berkompetisi. Bagaimana? Apakah Teman Wirausaha berminat untuk terjun dalam bisnis makanan beku? Jual Usaha Makanan Beku di Jakarta
LihatTutupKomentar